/ Home / Jawa /
Jawa
Presiden Swiss Datang, Surabaya Macet

Ilustrasi

SURABAYA, TRIBUN -- Kunjungan Presiden Swiss, Doris Leuthard, ke Surabaya, sempat memacetkan sejumlah ruas jalan di kota ini. 

 
"Saat melintas di Jalan Tunjungan Surabaya sekitar pukul 14.00 WIB, saya diminta menghentikan sepeda motor dan menunggu di jalan selama 15 menit," kata karyawan swasta, Ratna Wahyuningsih, Kamis (8/7/2010). 
 
Ia menduga saat itu ada peristiwa menakutkan seperti teror bom yang mengancam jiwa masyarakat di Jalan Tunjungan dan sekitarnya. 
 
"Saya terpaksa minta penjelasan dari pihak berwenang. Mereka mengatakan ada Presiden Swiss yang sedang berkunjung ke Surabaya sehingga beberapa ruas jalan yang dilalui rombongan kenegaraan itu harus steril," ujarnya. 
 
Sementara itu pengendara mobil di dekat Bundaran Waru Sidoarjo, Dhani membenarkan dirinya diminta menepikan kendaraannya sampai belasan mobil rombongan Presiden Swiss sekaligus Menteri Ekonomi Swiss itu melewati jalanan di sana. 
 
"Waktu itu saya dalam perjalanan pulang dari kantor di Surabaya menuju Sidoarjo. Kalau biasanya sampai di rumah pukul 18.00 WIB, sekarang terlambat pulang menjadi pukul 19.00 WIB. Saya juga melihat ratusan karyawan Maspion Sidoarjo terpaksa menunda kepulangannya dan menetap di kantor sementara waktu," katanya. 
 
Kondisi serupa dialami karyawan swasta di Surabaya, Djoko Susanto. Pria berusia 50 tahun ini menambahkan, terpaksa menghentikan sepeda motornya di Jalan Embong Malang saat berangkat makan siang dari kantornya sekitar pukul 12.00 WIB. 
 
"Padahal, jam makan siang karyawan swasta seperti saya dibatasi. Akibat kunjungan Presiden Swiss ke Surabaya dan melintasi sejumlah ruas jalan utama di kota ini, saya terlambat datang ke kantor dan tidak jadi makan," katanya. 
 
Di Surabaya, titik kemacetan terlihat seperti di Jalan Tunjungan, Jalan Embong Malang, Jalan Bubutan, sampai menuju Kawasan Industri Gresik di Kabupaten Gresik. 
 
Saat menuju Gresik, belasan mobil rombongan kepala negara yang berencana menanamkan modal di Jatim itu menjadi tontonan, baik pengendara kendaraan bermotor maupun masyarakat. 
 
Bahkan, beberapa di antara masyarakat ada yang mendokumentasikan momen saat perempuan nomor satu di Swiss bersama rombongannya itu melintas di sejumlah ruas jalan mulai dari Surabaya ke Gresik sampai Kabupaten Sidoarjo dan kembali ke Surabaya. 
 
Di sisi lain, keamanan dan kenyamanan selama perjalanan rombongan itu tetap terjaga mengingat ratusan petugas keamanan baik provost maupun kepolisian aktif berjaga tiap 100 meter.
 
 
Sumber : Kompas.com

Tribun Pontianak
Bergabung dengan Facebook Tribun Pontianak

e-mail : tribunpontianak@yahoo.com
SMS Hotline : 081257554020
Sirkulasi : (0561) 725588
Iklan : (0561) 7910123

komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
Rabu, 8 September 2010