|
|
Kalsel
Sembilan Kiai Mendapat Penghargaan
KUALAKAPUAS, SENIN - Hari kelahiran (harlah) ke 84 Nahdlatul Ulama di Kabupaten Kapuas, Kalteng, Minggu (31/1/2010), sedikit berbeda. Sembilan tokoh ulama yang juga mantan ketua ormas terbesar di daerah ini, mendapat penghargaan khusus. "Tidak hanya karena pernah menjabat ketua, mereka yang mendapat penghargaan ini juga kami anggap memiliki jasa besar bagi perkembangan NU di Kab Kualakapuas," ujar Ketua Tanfidziyah NU Kapuas Nurani Sarji. Penghargaan disampaikan Bupati Kapuas HM Mawardi yang juga Ketua Dewan Mustasyar NU Kapuas pada harlah yang disaksikan sejumlah kader maupun pengurus NU se Kabupaten Kapuas. Mereka yang mendapat penghargaan itu yakni KH Muchtar Ruslan (Kapuas), KH M Subeli Ahyati (Kapuasmurung), KH Harmain (Kapuastimur), H Jamhari (Kapuastimur), Abdul Hamid Umar (Kapuasbarat), H Umar Baqi (Pulaupetak), KH Anwar Kusasi (Kapuas), KH Bahruddin Daril (Kapuas), dan HM Syarkawi Dachlan (Kapuas). Tiga nama terakhir merupakan tokoh yang sejak beberapa waktu lalu meninggal dunia. Nurani, yang pernah menjabat Kepala Kantor Depag Kapuas menyebut, dipilihnya sembilan tokoh karena angka ini memiliki arti khusus bagi NU yang didirikan KH Wahid Hasyim. "Mudah-mudahan ini juga bisa memberikan motivasi bagi yang lain sehingga bisa memberikan manfaat, khususnya bagi nadhliyyin," harapnya. Keberadaan NU di Kabupaten Kapuas, diakui Bupati HM Mawardi memiliki peranan yang cukup besar, antara lain di bidang pendidikan, ekonomi, sosial budaya, dan hukum. Salah satu hal yang paling menonjol di bidang pendidikan, yakni dengan berdirinya beberapa sekolah pendidikan formal maupun nonformal, seperti Raudhatul Athfal (setingkat TK), dan Madrasah Ibtidaiyah (setingkat SD), Madrasyah Tsanawiyah, MA, Madrasah Diniyah, pesantren salafiyah sampai TKA/TPA. Menurut Nurani, setiap warga NU harus menjadi warga negara yang senantiasa menjunjung tinggi Pancasila. Organisasi ini senantiasa memegang teguh prinsip persaudaraan, toleransi, kebersamaan, dan hidup berdampingan dengan sesama umat. "Oleh karenanya, wajar kalau warga NU Kapuas mendukung kebijakan Pemkab Kapuas dalam rangka membangun masyarakat yang amanah," kata dia. (ami) Tribun Pontianak komentar
|
Jumat, 30 Juli 2010
|