Ekonomi dan Bisnis
Investasi Infrastruktur PU Butuh Rp 108,9 T
Senin, 8 Februari 2010 | 12:56 WIB

JAKARTA, TRIBUN - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto mengatakan butuh sekitar Rp 108,9 triliun untuk kebutuhan investasi pembangunan infrastruktur dan PU dan pemukiman pada 2010 ini.

"Dengan asumsi jumlah PDB tahun 2010 ini sebesar Rp 6.050 triliun sesuai data pokok RAPBN 2010 dari Kementerian Keuangan," kata Djoko pada bahan tertulis rapat kerja dengan Komite II DPD RI di Jakarta, Senin (8/2).

Sementara jika ditotal hingga 2014 maka Kementerian PU memproyeksikan kebutuhan investasi pembangunan infrastruktur PU dan pemukiman Rp 689 triliun.

"Padahal dari kajian Pemerinrah hanya mampu menyediakan dana untuk Kementerian PU sebesar Rp 230 triliun sepanjang 2009-2014. Makanya perlu melibatkan investor swasta," kata Djoko.

Dari berbagai kajian dan perbandingan dengan negara lainnya, Djoko mengatakan, diperoleh gambaran kajian ke depan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 6-7 persen per tahun maka diperkirakan alokasi dana untuk pembangunan infrastruktur keseluruhannya paling tidak 5 persen dari PDB.

Berdasarkan data empiris terlihat investasi di bidang infrastruktur ke PU-an dan pemukiman selama 2005-2009 menunjukkan angka persentasenya hanya berkisar 1,7-1,9 persen saja dari PDB.

"Sementara untuk 2010-2014 persentasesnya diperkirakan 1,8-2 persen dari PDB," paparnya.

Anggota Komite II Muhammad Asri mengatakan perlunya penjelasan terperinci hasil Investor Summit dari Kementerin PU sehingga bisa dijabarkan oleh pemerintah daerah (Pemda).

"Lemahnya koordinasi antar dinas terkait di daerah sering ditemui sehingga pembangunan infrastruktur terkendala di birokrasi," katanya. (Persda Network/aco)

komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
© 2008 Kompas Gramedia. All rights reserved | About Tribun Pontianak | Pasang Iklan | Berlangganan