SANGGAU, TRIBUN - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Sanggau semakin ketat memantau tempat-tempat siswa bermain. Pemantauan itu dilakukan agar siswa lebih fokus dalam persiapan menghadapi ujian nasional (UN).
"Pelaksanaa UN tinggal menghitung hari. Karena itu Disdik akan memantau pergerakan para murid khususnya yang sering membuang waktu pada hal negatif," kata Kepala Disdikpora Sanggau, Drs Yohanes Kiteng saat berkunjung ke Radio Daranante Sanggau, Rabu (10/3).
Dikatakan Kiteng, ada beberapa titik yang dipantau secara kontinyu seperti lokasi objek wisata Pancur Aji, Riam Macan, BTN Semboja, dan kawasan Stadion Gelora Pancasila Sanggau.
Keempat daerah ini kerap dikunjungi para pelajar dengan tujuan yang bersifat negatif. Termasuk balapan liar, pacaran, dan berbagai aktivitas lain yang berpeluang mengganggu fisik mental para siswa.
"Jika kita menemukan murid kelas ujian ugal-ugalan di empat titik itu, maka yang bersangkutan akan diberi catatan khusus. Kita akan laporkan pada guru dan orangtuanya," kata Kiteng.
Selain keempat titik rawan tersebut, Disdik juga akan melakukan sidak pada warnet-warnet yang tersebar di Kabupaten Sanggau. "Kita lihat apakah yang diakses mereka adalah ilmu pengetahuan atau bukan. Kalau tidak maka yang bersangkutan akan ditindak," terang Kadis. (mrl)